Showing posts with label Tajwid. Show all posts
Showing posts with label Tajwid. Show all posts

Hukum Bacaan Qalqalah

Secara bahasa Qalqalah artinya gerak, getaran, dan pantulan. Sedangkan menurut istilah qalqalah ialah memantulkan bunyi huruf yang mati atau dimatikan dari makhrajnya, atau suara membalikkan huruf yang mati atau dimatikan dengan bunyi rangkap

Huruf qalqalah terdiri atas lima huruf, yaitu :

ق, ط, ب, ج, د

Dalam ilmu tajwid Qalqalah  terbagi dua yaitu :

1. Qalqalah Sughra
Qalqalah sughra terjadi apabila terdapat huruf qalqalah yang berbaris mati yang terletak pada pertengahan kalimat (bukan karena diwaqafkan). Cara membacanya ialah dengan pantulan suara tetapi tidak terlaku kuat.

Contohnya :

يَقْطَعُوْن - إِلاَّ إِبْلِيْسَ - وَمَا أَدْرَاكَ

2. Qalqalah Kubra
Qalqalah kubra terjadi apabila terdapat huruf qalqalah yang berbaris pada akhir kalimat, namun huruf tersebut diwaqafkan, sehingga dibaca dengan harahat sukun. Maka terjadilah qalqalah kubra. Cara membacanya ialah dengan memantulkan suara dengan pantulan yang kuat.

Contohnya :

مَا خَلَقَ - أُوْلُوا اْلأَلْبَابِ - زَوْجٍ بَهِيْجٍ







Hukum Min dan Nun yang Bertsydid

Mim dan Nun yang apabila ditasydidkan maka hukum bacaannya menjadi wajib ghunnah. Cara membacanya yaitu dengan mendengungkan bacaan dengan bunyi yang keluar dari hidung,  panjang bacaanya yaitu 1 alif atau 2 harakat.

Contoh :

بِرَ بِّ النَّا سِ - ثمّ - ِإنّ

Hukum Mim Mati

Mim mati apabila berjumpa dengan salah satu huruf hijaiyah yang jumlahnya 29 kecuali alif maka hukum membacanya itu terbagi 3 yaitu :

1. Ikhfa syafawi 
Apabila mim mati berjumpa dengan huruf (ب dan م) maka hukum bacanya menjadi ikhfa syafawi cara membacanya ialah dengan samar-samar antar huruf mim dan ba pada kedua ujung bibir. 
Contoh :

احْكُم بَيْنَهُم - تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ - وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ 

2. Idgam mutamasialain 
Apabila mim mati berjumpa dengan muruf (م) maka hukum membacanya menjadi idgam mutamasilain atau disebut juga dengan idgham mimi. cara membacanya ialah dengan memasukkan huruf mim mati kepada huruf mim serta membacanya dengan berdengung. 
Contoh : 

كَمْ مِن فِئَةٍ - أَم مَنْ

3.Idzhar Syafawi 
Mim matibila berjumpa dengan huruf hijaiyah selain (ب dan م) maka hukum bacaannya menjadi Idzhar syafawi. Cara membacanya ialah dengan jelas terang dan tegas pada kedua ujung bibir. 
Contoh : 

لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ - تَمْسُونَ




















Hukum Nun Mati/Tanwin

Nun mati atau tanwin apabila berjumpa dengan salah satu huruf hijaiyah kecuali alif maka hukum bacaannya itu terbagi diatas 5 pembagian yaitu :

1. Idzhar
Apabila ada nun mati atau tanwin berjumpa dengan salah satu huruf halqi yaitu : hamzah, ha, kha, kho’, ‘ain, dan ghain ( ء ه ح خ ع غ ) maka hukum bacaannya adalah idzhar. Cara membacanya harus dengan jelas, terang dan tegas dengan tiada berdengung, contohnya seperti :

طَيۡرًا أَبَابِيلَ ,عَنۡهُمۡ, عَلِيمًا حَكِيمً۬ا, مِّنۡ خَوۡفِۭ ,أَنۡعَمۡتَ, فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ

2. Idghom bighunnah
Apabila ada nun mati atau tanwin berjumpa dengan salah satu huruf ya’, waw mim, dan nun (ي ن م و) maka hukum bacaannya adalah idghom bighunnah. Cara membacanya ialah dengan memasukkan huruf nun mati kedalam salah satu huruf idgham bighunnah dengan suara berdengung. Contohnya seperti :

مَن يَقُولُ , مِن نِّعۡمَةٍ۬,مِمَّن مَّنَعَ

3. Idgham Bilagunnah
Apabila ada nun mati dan tanwin berjumpa dengan salah satu huruf lam dan ra' (, رل) maka hukum bacaannya adalah idghom bilaghunnah. Cara membacanya adalah dengan cara memasukkan huruf nun mati atau tanwin kepada salah satu huruf idgham bilaghunnah tiada berdengung. Contohnya seperti :

خَيۡرٌ۬ لَّكَ , غَفُورً۬ا رَّحِيمً۬ا

4. Iqlab
Apabila nun mati atau tanwin berjumpa dengan huruf ba’ (ب) maka hukum bacaannya adalah iqlab. Cara membacanya adalah dengan membalikkan huruf nun mati atau tanwin menjadi suara huruf mim (م). Contoh seperti :

مِنۢ بَعۡدِ , عَلِيمُۢ بِٱلۡمُتَّقِينَ

5. Ikhfa’
Apabila nun mati atau tanwin berjumpa dengan salah satu huruf yang 15 dibawah ini ,maka hukum bacaannya adalah Ikhfa’. Cara membacanya dengan samar-samaryaitu membunyikan huruh antara izhaz ,idgam serta berdengung. Huruf Ikhfa’ ada 15 yaitu :

ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك

Contohnya seperti :

وَلَآ أَنتُمۡ, فَأَمَّا مَن ثَقُلَتۡ, مِّن سِجِّيلٍ, مِّن جُوعٍ۬, عَن صَلَاتِہِمۡ





Mengenal Huruf Hijaiyah

Huruf hijaiyah adalah huruf-huruf yang digunakan pada tulisan dan bacaan dalam bahasa arab terutama dalam penulisan Al-Qur`an.Huruf-huruf hijaiyah tersebut terdiri diatas 29 huruf yaitu:

ا ب ت ث ج ح خ د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن و هـ ء ي 

Adapun Huruf-huruf Hijaiyah yang jumlahnya 29 itu terbagi menjadi diatas dua pembagian yaitu:

1.Huruf Qamariyah
Huruf Qamariyah ada 15, yaitu : 

ا ب ج ح خ ع غ ف ق ك م و هـ ء ي 

Apabila dibelakang Huruf Qamariyah terdapat اَلْ (huruf Alif dan Lam), maka alim dan lam tersebut dinamakan dengan nama ALIM LAM QAMARIYAH .Ciri cirinya adalah huruh lam yang terletak setelah alif disukunkan(dimatikan) dan huruf qamariyah yang terletak setelah lam tidak ditasydidkan.

Contoh:

اَلْبَيْتُ – اَلْجُوْعُ – اَلْحَكِيْمُ – اَلْخَيْرُ – اَلْعَلِيْمُ – اَلْغُرُوْرُ – اَلْفَقِيْرُ – اَلْكَرِيْمُ – اَلْمَجِيْدُ – اَلْوَدُوْدُ – اَلْهَادِي – اَلأُمُوْرِ - اَلْيَقِيْنِ 


2.Huruf Syamsiyah
Huruf Syamsiyah ada 14 huruf, yaitu : 

ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن 

Apabila dibelakang Huruf syamsiyah terdapat اَلْ (huruf Alif dan Lam), maka alim dan lam tersebut dinamakan dengan nama ALIF LAM SYAMSIYAH.Ciri-Cirinya adalah huruf lam yang tertetak setelah alif tidak dibaca dan huruf Syamsiyah yang terletak setelah lam ditasyididkan.

Contoh : 

اَلتَّوْبَةُ – اَلثَّاقِبُ – اَلدَّمْع – اَلذَّكَرَ – اَلرَّحِيْمُ – اَلزَّكَاةُ – اَلسَّمَاء - اَلشَّمْسُ – اَلصَّلاَةُ – اَلضَّلاَلَةُ – اَلطَّارِقُ – اَلظَّاهِرُ - اَللَّيْلُ - اَلنَّعِيْمُ